This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Friday, May 17, 2019

Kebugaran Jasmani

Apa yang dimaksud kebugaran jasmani?
Kebugaran jasmani adalah kesanggupan tubuh untuk melakukan aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan masih memiliki cadangan tenaga untuk melakukan kegiatan yang lain.
Klasifikasi kebugaran jasmani menurut organisasi kesehatan di seluruh dunia diartikan sebagai:
  • Sehat, adalah terbebasnya tubuh baik fisik maupun mental dari segala penyakit.
  • Bugar, adalah kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara maksimal, dan masih mempunyai. cadangan tenaga tanpa mengalami kelelahan yag berlebih
Hakikat kebugaran jasmani adalah hal yang berhak diperlukan oleh tubuh untuk mendapatkan kebugaran jasmani. Misalnya ketika kita mengantuk maka mata berhak untuk istirahat sejenak.

Konsep Kebugaran Jasmani

Kebugaran Jasmani tidak hanya menggambarkan kesehatan. tetapi lebih merupakan cara mengukur individu melakukan kegiatannya sehari-hari.
Tiga hal penting dalam kebugaran jasmani, yaitu:
  1. Fisik, berhubungan dengan otot, tulang, dan bagian lemak.
  2. Fungsi Organ, berhubungan dengan efisiensi sistem jantung, pembuluh darah, dan paru-paru (pernafasan)
  3. Respon Otot, berhubungan dengan kecepatan, kelenturan, kelemahan, dan kekuatan.
Kebugaran jasmani yang dibutuhkan oleh setiap orang berbeda-beda, tergantung sifat tantangan fisik yang dihadapi.

Unsur Unsur Kebugaran Jasmani

Terdapat 10 unsur komponen penyusun kebugaran jasmani:
  1. Kekuatan (Streght)
  2. Daya tahan (Endurance)
  3. Daya Otot (Muscular Power)
  4. Kecepatan (Speed)
  5. Daya lentur (Flexibility)
  6. Kelincahan (Agility),
  7. Koordinasi (Coordination)
  8. Keseimbangan (Balance)
  9. Ketepatan (Accuracy)
  10. Reaksi (Reaction)
Nah berikut ini pengertian dari setiap unsur kebugaran jasmani dan bentuk latihannya:
1. Kekuatan (Strength)
Kekuatan adalah kemampuan dalam mempergunakan otot untuk menerima beban sewaktu  bekerja. Kekuatan otot dapat diraih dari latihan dengan beban berat dan frekuensi sedikit.
Bentuk latihan kekuatan:
  • squat jump, melatih kekuatan otot tungkai dan perut.
  • push up, melatih kekuatan otot lengan.
  • sit up, melatih kekuatan otot perut.
  • angkat beban, melatih kekuatan otot lengan
  • baak up, melatih kekuatan otot perut

2. Daya Tahan (Endurance)

Daya tahan adalah kemampuan seseorang dalam memakai organ tubuhnya seperti jantung dan paru-paru secara efektif dan efisien dalam melakukan aktivitasnya.
Contoh latihan yang manfaatnya bisa meningkatkan daya tahan:
  • lari 2,4 km
  • lari 12 menit
  • lari multistage
  • lari naik turun bukit

3. Daya Otot (Muscular Power)

Daya otot disebut juga daya ledak otot (explosive power) adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan kekuatan maksimum yang dikerahkan dalam waktu se singkat-singkatnya.
Macam-macam latihan yang digunakan:
  • Vertical jump, untuk melatih daya ledak otot tungkai.
  • Front jump, untuk melatih kemampuan otot betis dan tungkai.
  • Side jump, melatih daya ledak otot tungkai dan paha.

4. Kecepatan (Speed)

Kecepatan merupakan kemampuan seseorang dalam melakukan gerakan berkesinambungan dalam waktu se singkat-singkatnya.
Bentuk latihan yang dilakukan untuk meningkatkan kecepatan adalah berlari 50-200 meter.

5. Daya Lentur (Flexibility)

Daya lentur melihat pada efektivitas tubuh manusia dalam menyesuaikan diri dengan gerakan atau aktivitas yang mengandalkan kelenturan tubuh.
Contoh latihan yang dapat melatih daya lentur adalah senam, yoga, dan renang.

6. Kelincahan (Agility)

Kelincahan merupakan kemampuan seseorang dalam menyesuaikan diri dengan posisi-posisi tubuh seperti dari depan ke belakang, atau dari kiri ke kanan.
Olahraga yang membutuhkan kelincahan diantaranya yaitu sepak bola dan bulu tangkis. Bentuk latihan kebugaran jasmani nya dengan  lari zig-zag dan naik-turun anak tangga.

7. Koordinasi (Coordination)

Koordinasi merupakan kemampuan seseorang dalam menyatukan gerakan tubuh berbeda ke dalam satu gerakan yang efektif.
Bentuk latihan nya yaitu dengan cara memantulkan bola pada tembok dengan tangan kanan dan menangkapnya kembali menggunakan tangan kiri. Membutuhkan kemampuan gerak insting yang kuat dan juga konsentrasi yang tinggi.

8. Keseimbangan (Balance)

Keseimbangan merupakan kemampuan untuk mengendalikan organ dan syaraf otot sehingga bisa mengendalikan gerakan tubuh dengan baik.
Senam dan loncat indah merupakan olahraga yang mengandalkan keseimbangan. Keseimbangan bisa dilatih dengan beberapa macam latihan sikap lilin, berjalan di atas balok kayu, dan berdiri dengan tangan sebagai tumpuannya.

9. Ketepatan (Accuracy)

Ketepatan adalah kemampuan dalam mengendalikan gerakan sesuai dengan sasaran.
Seperti permainan olahraga bowling, memanah. Salah satu latihan untuk melatih ketepatan yaitu melempar bola pada keranjang atau sasaran tertentu.

10. Reaksi (Reaction)

Reaksi merupakan kemampuan seseorang dalam menanggapi rangsangan atau stimulus yang diberikan orang lain.
Bentuk latihan kebugaran jasmani untuk melatih ketepatan reaksi adalah lempar tangkap bola.

Manfaat Kebugaran Jasmani

Berikut ini 10 manfaat yg diperoleh dari kebugaran tubuh.
  1. Meningkatkan sirkulasi darah dan sistem kerja jantung
  2. Meningkatkan stamina dan kakuatan tubuh sehingga tubuh menjadi lebih energik
  3. Memiliki kemampuan pemulihan organ-organ tubuh secara tepat setelah latihan
  4. Memiliki respon tubuh yang tepat
  5. Mengurangi risiko obesitas
  6. Mencegah penyakit jantung
  7. Menurunkan tekanan darah tinggi
  8. Mengatasi depresi
  9. Meningkatkan energi
  10. Terhindar dari osteoporosis (tulang keropos)

Atletik

Atletik adalah salah satu olahraga yang paling diminati di Indonesia. Hal ini terlihat dari tingginya tingkat antusiasme masyarakat dalam memberikan respon pada sebuah pertandingan atletik. Bukan hanya itu, negara ini juga banyak memproduksi para atlet berbakat yang memiliki skill mumpuni. Bisa dilhat sendiri dari prestasi yang ditorehkan oleh atlet Indonesia di kancah olimpiade internasional.

Sejarah Singkat Atletik di Indonesia

Berbicara mengenai sejarah singkat di Indonesia mengenai atletik, sebenarnya negara ini tertinggal cukup jauh dari negara-negara di daratan Eropa. Sebab sejarah atletik di negriini baru tercatat dilakukan pada awal tahun 1930-an. Tepatnya saat Pemerintah Hindia Belanda mulai menjadikan atletik sebagai salah satu jenis mata pelajaran yang harus diajarkan di sekolah. Sehingga segelintir orang mulai mengenal atletik.
Pada masa itu, atletik merupakan sesuatu yang masih asing dibicarakan oleh masyarakatluas. Karena hanya diajarkan di sekolah, yang notabene adalah sebuah lingkunganmasyarakat berpendidikan. Meskipun begitu, seiring dengan berjalannya waktu. Akhirnya informasi beredar dengan sangat cepat dan masyarakat awam mengenal dan memahami bagaimana serta aopa manfaat atletik ini.
Pada masa kolonial, petinggi Belanda juga sudah membentuk sebuah organasisi bernama Nederlands Indische Athletiek Unie, yang memiliki tugas khusus untuk mengadakan pertandingan atletik. Pada tahun 1930-an juga, di Medan sebenarnya sudah ada sebuah badan dengan nama Sumatera Athletiek Bond yang berperan dalam mengadakan kompetisi atletik di sekolah Mulo, HBS dan sekolah swasta lainnya.
Meskipun bisa dikatakan bahwa usia atletik di Indonesia baru seumur jagung, namuan berkat campur tangan dari Nederlands Indische Athletiek Unie, Indonesia berhasil menelurkan atlet profesional seperti Harun Al Rasyid, Effendi Saleh, M. Murbambang, Mochtar Saleh, Mohd. Abdulah dan banyak lagi lainnya, Nur Bambang sendiri berhasil meraih prestasi mengagumkan karena tercatat memecahakan rekor lari jarak pendek dalam durasi 10.8 detik.
Meskipun aktivitas atletik Indonesia sempat vakum karena dibekukan oleh Jepang pada masa kependudukannya. Namun pembentukan Persatuan Olahraga Repbulik Indonesiapada 1946 bisa menghidupkan kegiatan atletik lagi. Hal ini dilakukan guna memajukan Indonesia yang saat itu baru merdeka dengan membuat beragam program mengembangkan dan menguatkan negara.

Macam-Macam Cabang Atletik

Atletik terdiri atas beberapa cabang olahraga, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Cabang Lari

Meliputi lari sprint, lari jarak pendek, lari jarak menengah, lari jarak jauh, lari estafet dan lari gawang

2. Cabang Lempar

Meliputi lempar cakram, lempar lembing dan tolak peluru

3. Cabang Lompat

Meliputi lompat tinggi, lompat jauh, lompat galah dan lompat jangkit

Atletik Lari

Dalam cabang ini, lari dibagi ke dalam beberapa jenis lagi yang menjadikan jarak lintasan sebagai acuaannya. Berikut adalah cabang dari atletik lari :

1. Lari Sprint (100 meter)

Lari sprint dengan jarak lintasan 100 meter ini sebenarnya nyaris sama dengan jenis lari jarak pendek. Sehingga wajar jika masih banyak yang menganggap bahwa keduanya adalah serupa. Perbedaan antara sprint dan jarak pendek terletak dari jangkauan lintasannya. Jarak pendek umumnya memilki jarak 50 hingga 400 meter.

2. Lari Jarak pendek

Lari jarak pendek ini memiliki lintasan sepanjang 50 – 100 m. Pemenangnya adalah siapa yang paling cepat sampai ke garis finish. Tujuan dari lari jarak pendek adalah guna mengoptimalkan kecepatan horizontal. Secara spesifik, ada beberapa level jarak pendek, yakni reaksi dan drive, fase transisi dan memelihara kecepatan fase.

3. Lari Jarak Menengah

Lari jarak menengah memiliki panjang lintasan 800 – 150 meter.

4. Lari Jarak Jauh

Dikenal dengan nama lari marathon, jenis ini memiliki jangkauan lintasan hingga sejauh 3000 meter.

5. Lari Estafet

Dikenal dengan nama lari sambung, estafet merupakan jenis dari cabang lari yang dilakukan oleh satu tim dengan cara bersambung.

6. Lari Gawang

Memiliki panjang lintasan hingga 3000 meter. Lari gawang ini memiliki ciri khas dengan menyediakan banyak rintangan untuk menghalangi para pelari.

Bola kecil

Permainan Bola Kecil adalah permainan olahraga dimana alat olahraga utamanya berupa bola yang memiliki ukuran kecil. Beberapa jenis permainan bola kecil dan penjabarannya adalah :  

TENIS MEJA

            Tenis Meja adalah olahraga yang menggunakan bola berukuran kecil ringan dari plastik yang dapat memantul di area meja apabila dipukul menggunakan bet yang terbuat dari kayu dilapisi karet.


TENIS LAPANGAN

            Tenis Lapangan adalah olahraga yang menggunakan bola karet keras berisi angin serta dapat memantul apabila dipukulkan ke lapangan menggunakan raket.


GOLF

            Golf adalah olahraga yang menggunakan bola kecil berdiameter 50 mm terbuat dari karet dilapisi fiber untuk dimasukan ke dalam lubang yang ada di tanah menggunakan stick atau tongkat golf.


BASEBALL

            Baseball adalah olahraga yang menggunakan bola berdiameter 7,3 Cm dan memiliki berat 178 gram untuk dipukul sejauh mungkin sehingga memungkinkan pemukul dapat berlari menuju basemen yang terletak di ujung lapangan yang berjumlah empat sudut base.


SOFTBALL

            Softball adalah olahraga yang dimainkan 9 orang dengan cara memukul bola sejauh mungkin menggunakan bat guna megumpulkan angka sebanyak mungkin atau run dengan cara memutari tiga seri marka (base) pelari sampai menyentuh marka yang terakhir.


BOLA KASTI

            Bola Kasti adalah olahraga yang menggunakan bola yang lebih ringan dibandingkan baseball untuk dipukul sejauh mungkin sehingga memungkinkan pemukul dapat berlari menuju base. Ciri khas bola kasti adalah giliran memukul bola dapat berganti apabila lawan dapat menangkap bola kemudian melemparkannya ke arah pemukul sebelum pemukul sampai ke area base.


KRICKET

            Kricket adalah olahraga yang serupa dengan bola kasti, softball, dan baseball namun menggunakan bola yang dibungkus menggunakan laon sehingga menjadikan bola tidak tampak bulat.


BILYARD

            Bilyard adalah olahraga yang bertujuan untuk memasukan sejumlah bola yang terdapat di atas meja ke dalam lubang di setiap pojok meja mengunakan tongkat Bilyard.


SEPAK TAKRAW

            Sepak Takraw adalah olahraga yang menggunakan bola ringan dari jalinan rotan untuk dilewatkan melalui net menggunakan tendangan kaki.


BULU TANGKIS

            Bulu Tangkis adalah olahraga menggunakan bola berupa kok yang terbuat dari rangkaian bulu angsa yang disusun membentuk kerucut terbuka untuk dilewatkan melewati jaring/net menggunakan alat berupa raket.



Simak lebih lanjut di Brainly.co.id - https://brainly.co.id/tugas/5194420#readmore

Bola besar

Seperti namanya, cabang olahraga bola besar adalah jenis olahraga permainan yang memang menggunakan bola berukuran besar. Termasuk ke dalam cabang olahraga permainan, olahraga ini dilakukakan dengan mempertandingkan dua tim yang berebut untuk mendapat poin tertinggi untuk mendapat predikat sebagai pemenang.

Berikut ini merupakan rincian mengenai macam-macam olahraga dengan bola besar termasuk penjelasan mengenai seluk beluk dan teknik yang diperlukan.
1. Bola tangan
Permainan olahraga bola tangan membutuhkan keikutsertaaan 2 tim yang masing-masing berjumlah 7 orang yang terbagi menjadi 6 pemain dan 1 penjaga gawang. Perlengkapan yang dibutuhkan di dalam bola tangan mirip dengan sepak bola, yaitu sebuah bola dan dua gawang untuk setiap tim. Gawang yang digunakan memiliki ukuran lebar sepanjang 3 meter dan tinggi 2 meter. Sedangkan bola memiliki ukuran yang berbeda untuk tiap kategori.
Ukuran bola yang digunakan pada permainan bola tangan antara lain:
  • Memilki diameter 50-52 cm dengan berat 290-330 gram untuk putri usia 8-14 tahun atau putra 8-12 tahun.
  • Ber diameter bola 54-56 cm dengan berat 325-375 gram untuk putri usia di atas 14 tahun dan remaja putra 12-16 tahun.
  • Memiliki diameter bola 58-60 cm dengan berat 425-475 gram untuk putra (di atas 16 tahun).
Ukuran lapangan yang digunakan pada olahraga bola tangan adalah panjang 40 meter dengan lebar 20 meter di mana area gawang yang terletak di depan gawang berukuran sepanjang 6 meter. Rincian ukuran di dalam lapangan adalah garis lemparan bebas di luar daerah gawang sejauh 9 meter dan terdapat garis penalti sepanjang 7 meter dari depan gawang.
Durasi waktu yang dibutuhkan dalam permainan ini adalah 2×30 menit dengan waktu istirahat selama 10 menit. Jika ada tambahan, maka waktu yang diperlukan adalah 2×5 menit dengan istirahat selama 1 menit.
Teknik yang diperlukan untuk permainan bola tangan adalah tenik melempar bola, menangkap bola, menggiring bola, lay-up dan menembak (shooting).
2. Bola voli
Olahraga dengan bola besar lain yang menggunakan tangan adalah bola voli. Inti dari permainan ini adalah untuk menjatuhkan bola di lapangan bagian dalam garis area lawan untuk mendapatkan poin kemenangan. Pertarungan dua tim ini terdiri dari 6 orang untuk masing-masing tim. Perbedaannya dengan olahraga bola yang lain adalah bahwa bola voli skor kemenangan dibatasi hingga 25 saja.
Properti sarana dan prasarana olahraga voli yang dibutuhkan dalam bola voli adalah bola dengan berat antara 260 hingga 280 gram, memiliki keliling sepanjang 60 cm dan tekanan di bagian dalam sebesar 0,30 hingga 0,325 kg/cm2. Perlengkapan lainnya adalah net yang diletakkan di bagian tengah lapangan dengan ketinggian 2,24 meter untuk tim putri dan 2,43 meter untuk tim putra.
Lapangan bola voli memiliki berukuran 18 x 9 meter dengan garis batas serang pemain belakang berjarak 3 meter, ditarik dari garis tengah yang tepat berada di bagian bawah net dan garis menuju bagian tepi belakang lapangan adalah 5 meter.
Beberapa teknik permainan yang perlu dikuasai oleh para pemain bola voli antara lain adalah teknik servis, passing, smash yang dijelaskan dengan lebih rinci pada cara memperkuat pukulan smash pada bola voli dan block. Untuk teknik servis dapat dibagi menjadi beberapa teknik, yaitu seris tangan bawah, servis mengambang, servis topspin dan servis mengambang melingkar. Sedangkan untuk teknik blocking dibedakan menjadi block perorangan dan block dua atau tida orang pemain. Selain itu dibutuhkan menu makan atlet voli untuk melengkapi kemampuan teknik tiap pemain.
3. Bola basket
Olahraga dengan bola besar selanjutnya adalah bola basket. Setiap tim dari olahraga ini diwajibkan menurunkan 5 orang pemain di lapangan dengan cadangan yang juga 5 orang. Beberapa sarana dan prasarana basket yang dibutuhkan dalam olahraga ini tentu saja adalah bola, kemudian ring basket dan papan pantul yang tedapat di belakang ring. Ukuran standar bola yang digunakan adalah 75-78 cm dan memiliki berat 600 hingga 650 gram. Sedangkan ring berdiameter 40 cm dengan papan pantul yang berukuran luar 1,8 x 1,2 meter dan ukurang dalamnya 59 x 45 cm. Tinggi papan pantul adalah 2,75 meter dari bagian bawah papan menuju permukaan lantai. Sedangkan jarak papan dan ring basket adalah 30 cm.
Ukuran lapangan yang digunakan di olahraga bola basket ada 2 macam. Pertama adalah 26 x 14 meter, sesuai dengan aturan Federasi Bola Basket Internasional dan yang kedua, sesuai dengan aturan National Basketball Association adalah 28,5 x 15 meter. Permainan bola basket dikawal oleh 2 orang wasit yaitu referee atau wasit 1 dan umpire atau wasit 2.
Durasi permainan bola basket berdasarkan Federasi Bola Basket Internasional adalah 4×10 menit, sedangkan menurut National Basketball Association adalah 4X12 menit. Lama waktu istirahat adalah 10 menit dalam setiap babak. Adapun jika ada babak tambahan, maka jeda istirahat adalah 2 menit.
Beberapa teknik yang diperlukan untuk bola basket hampir mirip dengan bola tangan, yaitu adalah teknik melempar bola seperti pada cara memperkuat lemparan bola basket, menangkap bola, menggiring bola seperti pada cara dribble bola basket, langkah menyerang (lay-up), menembak (shooting) seperti pada teknik dasar bola basket shootinghingga melakukan gerakan pivot.
4. Sepak bola
Salah satu olahraga bola besar yang paling terkenal, baik di Indonesia maupun negara lain, adalah sepak bola. Dibandingkan olahraga sebelumnya, sepak bola merupakan satu-satunya olahraga dengan bola besar di mana tidak diperkenankan menggunakan tangan.
Olahraga ini memerlukan 11 orang untuk masing-masing tim dan lama waktu permainan adalah 2×45 menit dengan 10 menit jeda istirahat di antaranya. Perlengkapan yang dibutuhkan adalah 1 bola dengan 2 gawang untuk dua tim. Sedangkan lapangan yang digunakan adalah lapangan dengan penutup rumput alami atau sintetis dengan panjang 100 hingga 110 meter dan lebarnya 64 hingga 75 meter.
Seperti halnya olahraga sebelumnya, seorang pemain sepak bola juga memerlukan beberapa teknik gerakan individu agar dapat mengontrol ataupun menguasai bola dengan baik dan benar. Selain itu diperlukan juga koordinasi yang baik antar pemain untuk menjaga kelangsungan permainan.
Cara bagaimana menjadi pemain sepak bola profesional perlu menguasai beberapa teknik dalam sepak bola  antara lain teknik menendang bola, menggiring bola atau dribbling seperti pada teknik menggiring bola dalam permainan sepak bola, menyundul bola atau heading, menahan bola atau trapping, merebut bola atau tackling, melempar bola ke dalam area lapangan atau throw-in, menjaga gawang dengan cara melatih reflek kiper bola hingga teknik gerak tipu.
Itulah tadi 4 cabang olahraga bola besar yang kerap dimainkan tidak hanya di Indonesia, namun juga dunia. Banyak variasi olahraga yang merupakan turunan dari olahraga bola besar, seperti misalnya futsal yang merupakan turunan dari sepak bola, voli pantai yang merupakan turunan dari olahraga bola voli hingga 3×3 sebagai alternatif permainan bola basket.

Islamisasi dan Silang Budaya di Nusantara

Islamisasi dan Silang Budaya di Nusantara
C. Islam Masuk Istana Raja
  1. Kerajaan Islam di Sumatra
  2. Kerajaan Islam di Jawa
  3. Kerajaan-kerajaan Islam di Kalimantan
  4. Kerajaan-kerajaan Islam di Sulawesi 
  5. Kerajaan-kerajaan Islam di Maluku Utara
  6. Kerajaan-kerajaan Islam di Papua
  7. Kerajaan-kerajaan Islam di Kalimantan
D. Jaringan Keilmuan di Nusantara
E. Akulturasi dan Perkembangan Budaya Islam
  1. Seni Bangunan
  2. Seni Ukir
  3. Aksara dan Seni Sastra
  4. Kesenian
  5. Kalender
F. Proses Integrasi Nusantara
  1. Peranan Para Ulama Dalam Proses Integrasi
  2. Peran Perdagangan Antarpulau
  3. Peran Bahasa

Menelusuri Peradaban Awal di Kepulauan Indonesia

 Menelusuri Peradaban Awal di Kepulauan Indonesia
  1. Sangiran
  2. Trinil, Ngawi, Jawa Timur
  3. Perdebatan Antara Pithecantropus   ke Homo Erectus
  1. Proto Melayu
  2. Deutero Melayu
  3. Melanesoid 
  4. Negrito dan Weddid
  5. Teori Out of Africa dan Out of Taiwan
  1. Pola Hunian
  2. Dari Berburu, Meramu sampai Bercocok Tanam
  3. Sistem Kepercayaan
  1. Antara Batu dan Tulang
  2. Antara Pantai dan Gua
  3. Mengenal Api
  4. Sebuah Revolusi
  5. Konsep Ruang pada Hunian (Arsite

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Pages